Paket C kejar Paket C

Paket C kejar Paket C
paket c kejar paket c

Syarat-syarat pendaftaran Paket A ( Pendidikan kesetaraan SD ).
(1) Mengisi Formulir Pendaftaran
(2) Sudah dapat membaca dan menulis dan berhitung (CALISTUNG).
(3) Peserta boleh dari luar kota di seluruh Indonesia.
(4) Menyerahkan pas foto:
(a) 2x3 sebanyak 5 lembar.
(b) 3x4 sebanyak 10 lembar
(c) Foto harus mengenakan baju putih berkerah (bukan kaos), foto berwarna,YARAT-SYARAT PENDAFTARAN

Syarat-syarat pendaftaran Paket B ( Pendidikan kesetaraan SMP ).
(1) Mengisi Formulir Pendaftaran
(2) Menyerahkan 5 lembar Fotocopy Ijazah SD.
(a) Ijazah SD boleh berasal dari daerah di seluruh Indonesia.
(b) Juga menerima peserta dari luar Indonesia / berijazah setara SMP asal luar negeri.
(3) Menyerahkan pas foto:
(a) 2x3 sebanyak 5 lembar.
(b) 3x4 sebanyak 10 lembar
(c) Foto harus mengenakan baju putih berkerah (bukan kaos), foto berwarna,

Syarat-syarat pendaftaran Paket C ( Pendidikan kesetaraan SMA ).
(1) Mengisi Formulir Pendaftaran
(2) Menyerahkan 5 lembar Fotocopy Ijazah SMP.
(a) Ijazah SMP boleh berasal dari daerah di seluruh Indonesia.
(b) Juga menerima peserta dari luar Indonesia / berijazah luar negeri.
(3) Menyerahkan pas foto:
(a) 2x3 sebanyak 5 lembar.
(b) 3x4 sebanyak 10 lembar
(c) Foto harus mengenakan baju putih berkerah (bukan kaos), foto berwarna,


WAKTU DAN TEMPAT PENDAFTARAN

Pendaftaran dibuka setiap hari. Jam buka pendaftaran 08.00 s/d 18.00.
Tempat pendaftaran di :
– RISTEK NUSANTARA –
Jl. Percetakan Negara 9 No.4 B Jakarta Pusat.
LOKASI MASUK DARI SAMPING KANAN RUTAN SALEMBA.- JL. PERCETAKAN NEGARA IX - JALAN BESAR MASUK MOBIL PARKIR DI DEPAN RISTEK
Telepon:
Ibu Nur
08161404440 (Mentari)
081213589558 (Simpati)
Irma
02193088375 (Esia)
Johan
02192750340 (Esia)
087881351485 (XL)
081281296537 (Simpati)
(021) 4240024 (Telepon Rumah)

TEMPAT BELAJAR
(1) Belajar secara tatap muka/belajar perkelas..
(2) Jam belajar ( SABTU/MINGGU jam 09.00 – 16.00)
(3) Tempat Belajar :
(1) RISTEK NUSANTARA - Jakarta:
Jl. Percetakan Negara 9 No. 4-B Jakarta Pusat.
(2) RISTEK NUSANTARA - Depok:
Jl. Abdul Wahab Rt.4 Rw.7 Kelurahan Kedaung Kecamatan Sawangan (daerah Pondok Petir) DEPOK.

UJIAN
Ujian diadakan 2 kali dalam setahun.
(*) Ujian gelombang I diadakan bulan Juni. Untuk mengikuti ujian
gelombang I anda harus terdaftar sebagai peserta sekolah
selambat-lambatnya bulan Februari.
(**) Ujian gelombang II diadakan bulan Oktober/Nopember. Untuk
mengikuti ujian gelombang II anda harus terdaftar sebagai peserta
sekolah selambat-lambatnya bulan Agustus.


LAIN - LAIN
Hal-hal mengenai pendaftaran dan lain-lain dapat ditanyakan langsung
ke pengelola:
Ibu Nur
08161404440 (Mentari)
081213589558 (Simpati)
Irma
02193088375 (Esia)
Johan
02192750340 (Esia)
087881351485 (XL)
081281296537 (Simpati)
(021) 4240024 (Telepon Rumah)

PERTANYAAN YANG SERING DIAJUKAN

1. DIMANA ALAMAT PENDAFTARAN RESMI PAKET A/B/C?
- Jika anda berada di Jakarta, Bekasi, Depok, Bogor, Tangerang dan
sekitarnya daftar langsung ke:
Ristek Nusantara
Jl. Percetakan Negara 9 No.4-B
Kelurahan Rawasari Kecamatan Cempaka Putih
Jakarta Pusat.


2. SAYA DI LUAR KOTA/LUAR NEGERI, BAGAIMANA CARA MENDAFTARNYA?
- Cara !:
Boleh diwakilkan oleh saudara/teman yang ada di Jakarta dengan membawa
syarat-syarat pendaftaran dan mengisi formulir pendaftaran yang
disediakan di tempat pendaftaran.

- Cara II:
Mengirimkan syarat-syarat pendaftaran yang diperlukan melalui TIKI/POS
ke alamat:
IBU NUR (Ristek Nusantara)
Jl. Percetakan Negara 7 No.1 Rt/Rw. 011/004
Kelurahan Rawasari Kecamatan Cempaka Putih
Jakarta Pusat.

3. APA SYARAT-SYARATNYA UNTUK MENDAFTAR PAKET A?
- Mengisi Formulir Pendaftaran yang telah disediakan.
- Menyerahkan Pas Foto Ukuran 2x3 (5 buah) dan 3x4 (10 buah).
- Foto boleh berwarna dan harus mengenakan baju putih (bukan kaos).
Foto digunakan untuk ijazah.

4. APA SYARAT-SYARATNYA UNTUK MENDAFTAR PAKET B?
- Mengisi Formulir Pendaftaran yang telah disediakan.
- Fotocopy ijazah SD sebanyak 5 lembar.
- Menyerahkan Pas Foto Ukuran 2x3 (5 buah) dan 3x4 (10 buah).
- Foto boleh berwarna dan harus mengenakan baju putih (bukan kaos).
Foto digunakan untuk ijazah.

5. APA SYARAT-SYARATNYA UNTUK MENDAFTAR PAKET C?
- Mengisi Formulir Pendaftaran yang telah disediakan.
- Fotocopy ijazah SMP sebanyak 5 lembar.
- Menyerahkan Pas Foto Ukuran 2x3 (5 buah) dan 3x4 (10 buah).
- Foto boleh berwarna dan harus mengenakan baju putih (bukan kaos).
Foto digunakan untuk ijazah.

6. APAKAH BISA MENDAFTAR SECARA ONLINE?
- Tidak bisa.

7. APAKAH BISA MENDAFTAR MELALUI TELEPON?
- Boleh mendaftar melalui Telepon. Hubungi Ibu Nur di Telp.08161404440
.
8. BAGAIMANA CARA PEMBAYARAN?
- Pembayaran secara Cash atau Transfer bank.

9. APAKAH CARA PEMBAYARAN BOLEH DIANGSUR?
- Pembayaran BOLEH DIANGSUR 4 kali masing masing 25% dari total biaya
dan harus sudah lunas sebelum mengikuti ujian.

10. APAKAH IJAZAH INI RESMI?
- Ijazah ini Resmi Ijazah Negara, terdaftar di Dinas Dikmen.

11. APAKAH HARUS HADIR SAAT UJIAN?
- Ya, anda harus hadir mengikuti ujian pada tanggal yang ditentukan.
- Ujian ini adalah ujian RESMI yang diadakan Negara/Pemerintah,
Tanggal, waktu dan tempat ujian akan ditentukan kemudian. Tanyakan
tatacaranya ke Ibu Nur Telp.08161404440

12. USIA SAYA SUDAH 40 TAHUN, MASIH BOLEHKAH MENGIKUTI PAKET B?
- Boleh. Paket ini tidak memandang usia. Asalkan ada niat dan
kesempatan, usia berapapun boleh mengikuti paket ini.

13. SAYA DROPOUT KELAS 2 SMP, BOLEHKAN SAYA IKUT UJIAN PAKET B SETARA SMP?
- Boleh.

14. SAYA DROPOUT KELAS 2 SMA, BOLEHKAN SAYA IKUT UJIAN PAKET C SETARA SMA?
- Boleh.

15. DIMANAKAH HARI WAKTU DAN TEMPAT BELAJAR?
- Belajar hari SABTU dan MINGGU. Dari jam 10.00 – 16.00 di RISTEK NUSANTARA.

16. SAYA SIBUK KERJA, TIDAK BISA HADIR BELAJAR?
- Bahan pelajaran Silahkan diambil di RISTEK NUSANTARA dan anda boleh
belajar di rumah.

17. SAYA DI LUAR KOTA, TIDAK BISA HADIR BELAJAR?
- Bahan pelajaran akan kami kirimkan ke alamat anda. Anda boleh
belajar di rumah.

18. KAPAN UJIAN GELOMBANG PERTAMA?
- Ujian gelombang I dilaksanakan bulan Juni/Juli setiap tahunnya.
- Untuk mengikuti ujian Gelombang I anda harus terdaftar sebagai
peserta sekolah selambat-lambatnya bulan Februari.

19. SAYA MENDAFTAR BULAN MARET BOLEHKAH SAYA MENGIKUTI UJIAN GELOMBANG
I BULAN JUNI/JULI?
- Tidak Boleh. Walaupun ujiannya diadakan bulan Juni/Juli dan anda
mendaftar bulan Maret anda tetap tidak boleh ikut ujian. Bulan
(Maret-April–Mei) data sudah harus dikumpulkan ke dinas untuk diolah.
Jadi anda harus mendaftar selambat-lambatnya bulan Februari untuk
mengikuti ujian Gelombang I.

20. KAPAN UJIAN GELOMBANG KEDUA?
- Ujian gelombang II dilaksanakan bulan Oktober/Nopember setiap tahunnya.
- Untuk mengikuti ujian Gelombang II anda harus terdaftar sebagai
peserta sekolah selambat-lambatnya bulan Agustus.

21. SAYA MENDAFTAR BULAN SEPTEMBER BOLEHKAH SAYA MENGIKUTI UJIAN
GELOMBANG II BULAN OKTOBER/NOPEMBER?
- Tidak Boleh. Walaupun ujiannya diadakan bulan Oktober/Nopember dan
anda mendaftar bulan September sebelum ujian anda tetap tidak boleh
ikut ujian gelombang II.
Bulan (September-Oktober) data sudah harus dikumpulkan ke dinas untuk
diolah. Jadi anda harus mendaftar selambat-lambatnya bulan Agustus
untuk mengikuti ujian Gelombang II.

22. PERIODE PENDAFTARAN?
- Pendaftaran bulan
September/Oktober/Nopember/Desember/Januari/Februari akan mengikuti
ujian di bulan juni/Juli (Ujian Gelombang I).
- Pendaftaran bulan Maret/April/Mei/Juni/Juli/Agustus akan mengikuti
Ujian di bulan Oktober/Nopember (Ujian Gelombang II)

Jika jawaban di atas masih kurang jelas, silahkan bertanya langsung ke
Ibu Nur Telp.08161404440

Untuk versi html klik http://paketc.risteknusantara.com

23 SAYA BERSEKOLAH DI SEKOLAH INTERNASIONAL DAN INGIN MENGIKUTI PAKET
C SETARA SMA UNTUK MENDAPATKAN IJAZAH NASIONAL. BAGAIMANA CARANYA?
- Caranya adalah membawa fotocopy raport terakhir. Hubungi dan
serahkan kepada Ibu Nur di 08161404440. Ada beberapa tahapan yang
harus diurus untuk siswa paket C yang berasal dari sekolah
internasional. Hubungi kami untuk detailnya dan kami akan menguruskan
semuanya untuk anda.

24 SAYA LULUSAN SEKOLAH DI LUAR NEGERI DAN AKAN KULIAH DI INDONESIA.
KENAPA IJAZAH SMA ASAL LUAR NEGERI YANG SAYA MILIKI TIDAK DIAKUI DI
INDONESIA DAN BAGAIMANA CARA SAYA MENGURUSNYA AGAR SAYA BISA KULIAH
DI INDONESIA?
- Ijazah SMA asal luar Negeri harus disetarakan dulu dan dinilai oleh
suatu tim penilai. Setelah melalui penilaian akan diberikan surat
penyetaraan yang memungkinkan ijazah anda disetarakan dengan ijazah
SMA dan anda harus mengikuti ujian kesetaraan Paket C di tempat yang
ditentukan (Ristek Nusantara). Hubungi ibu Nur di telp.08161404440
dan kami dapat mengurusnya untuk anda.

25 SAYA SEKOLAH DI LUAR NEGERI TAPI TIDAK SELESAI/TIDAK TAMAT.
SEKARANG SAYA SUDAH ADA DI INDONESIA DAN INGIN MELANJUTKAN PENDIDIKAN
SAYA HINGGA SELESAI, BOLEHKAH SAYA MENDAFTAR PAKET C SETARA SMA UNTUK
MENDAPATKAN IJAZAH NASIONAL UNTUK MELANJUTKAN PENDIDIKAN SAYA?
- Boleh, serahkan fotocopy Raport terakhir kepada ibu Nur
telp.08161404440 dan kami akan mengurus sekolah Paket C setara SMA
untuk anda.

--
*Hubungi saya (Ibu Nur) di Telp. 08161404440 atau 02193088375 untuk
keterangan lebih lengkap. Kami tunggu telepon anda.*

* Informasi lengkap ke email: paketc@gmail.com . *
* Kunjungi website kami :
http://paketc.risteknusantara.com
http://kejarpaketc.com
http://paketc.net


--
*Hubungi saya (Ibu Nur) di Telp. 08161404440 atau 02193088375 untuk
keterangan lebih lengkap. Kami tunggu telepon anda.*

Sabtu, 05 November 2011

Paket C [Indonesia-Rising] Ekonomi Kreatif, Siapa Peduli?

 



http://www.sinarharapan.co.id/content/read/ekonomi-kreatif-siapa-peduli/

05.11.2011 14:49

Ekonomi Kreatif, Siapa Peduli?

Penulis : Inno Jemabut/Ellen Piri/Faisal Rachman/Stevani Elisabeth/Danang J Murdono  

Perombakan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata menjadi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif boleh jadi menunjukkan tekad pemerintah untuk lebih menggerakkan sektor ekonomi kreatif. Sektor ini digadang-gadang bisa menopang perekonomian negeri. Bisakah? 

Mengembangkan sektor ekonomi kreatif gampang-gampang susah.  Pemerintah membutuhkan dana Rp 10 triliun untuk mengembangkan sektor ekonomi kreatif.

Sektor ekonomi kreatif di dunia saat ini tumbuh dengan pesat seperti tercermin dari nilai ekonomi kreatif global yang diperkirakan dengan tingkat pertumbuhan 5 persen per tahun akan berkembang dari US$ 2,2 triliun pada Januari 2000 menjadi US$ 6,1 triliun pada 2020.

Di Indonesia, industri kreatif didefinisikan sebagai industri yang berasal dari pemanfaatan kreativitas, keterampilan, serta bakat individu. Pemanfaatan untuk menciptakan kesejahteraan serta lapangan pekerjaan dengan menghasilkan dan mengeksploitasi daya kreasi serta daya cipta individu tersebut. Fokus pemerintah terhadap industri kreatif baru dimulai tahun 2006.

Sedikitnya terdapat 15 subsektor ekonomi kreatif, yakni periklanan; arsitektur; pasar barang seni; kerajinan; desain; fashion; video, film dan fotografi; permainan interaktif; musik; seni pertunjukan; penerbitan dan percetakan; layanan komputer dan peranti lunak; televisi dan radio; serta riset dan pengembangan. 

Kurang Dilirik

Industri fashion muslim sebagai bagian dari sektor ekonomi kreatif belum banyak dilirik termasuk oleh pemerintah maupun kalangan perbankan. Dukungan pemerintah saat ini diakui masih belum maksimal kalau tak bisa dikatakan minim. 

"Bujet yang digelontorkan besar, tapi masih sebatas untuk meningkatkan capacity building (meningkatkan kemampuan untuk mencipta kreasi-red). Padahal, yang dibutuhkan lebih dari itu," kata Ketua Umum Asosiasi Industri Kreatif Islami Indonesia, Eka Shanty kepada SH, Jumat (4/11).

Industri fashion muslim, kata dia, lebih membutuhkan dukungan terutama untuk keberlangsungan bahan baku (material) dan dukungan dari aturan-aturan yang memihak industri. "Banyak material yang bagus justru diekspor ke luar negeri seperti Thailand. Ironisnya kita justru harus ambil lagi dari Thailand," tuturnya.

Karena itu, dia meminta pemeritah membangun kembali industri tekstil di Indonesia. Pemerintah juga diharapkan bisa membangun klaster-klaster industri pendukung fashion di berbagai daerah. "Insentif dari peraturan itu yang kami tunggu," serunya.

Deputi Menko Perekonomian bidang Industri dan Perdagangan Edy Putra Irawadi mengatakan, banyak aturan yang dibutuhkan untuk mendukung industri kreatif seperti fashion muslim. Namun, masih banyak kendala yang harus dihadapi pemerintah seperti sinkronisasi aturan soal pengurangan pajak (tax deduction) sampai untuk industri pendukung fashion syariah.

"Di industri fashion muslim kan banyak juga industri pendukungnya seperti industri kosmetik. Harusnya mereka bisa mendapatkan pengurangan pajak karena mengusahakan bahan baku lokal. Tapi ya itu, permenkeu (peraturan menteri keuangan–red) belum bisa keluar," tuturnya.

Untuk pembiayaan sendiri, lanjutnya, selama ini banyak pengusaha fashion dan desainer yang harus mengandalkan kemampuannya sendiri lantaran banyak perbankan syariah yang belum mempercayai industri fashion muslim. Industri fashion yang senapas dengan filosofi perbankan syariah justru belum mendapat tempat. "Mereka beralasan fashion itu gampang out of date," katanya.

Untungnya belakangan, melihat potensinya yang besar sudah ada beberapa bank syariah yang mau membiayai pengusaha fashion. Hal ini menurutnya tak terlepas juga dari usaha pelaku pasar yang meminta dukungan pemerintah untuk mengatasi pembiayaan. 

Selain tidak dilirik, sektor kreatif juga diadang sejumlah kendala pembiayaan terutama dari perbankan yang kadang rumit dan terkesan menutup diri dari sektor ekonomi kreatif. Selain itu, soal hak cipta yang terkait dengan maraknya pembajakan karya serta perlunya peningkatan kemampuan sumber daya manusia. 

Ketua Umum DPP Himpunan Pengusaha Putra Indonesia (HIPPI) Yockie M Hutagalung kepada SH mengatakan, yang dibutuhkan pelaku ekonomi kreatif saat ini adalah kebijakan pemerintah yang konsisten.

Sebagai contoh, kebijakan menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku usaha kecil dan menengah. Namun, dalam kenyataannya untuk mendapatkan KUR, tidak saja dengan cara yang cukup sulit, tetapi juga bunganya masih terlalu besar. Bunga KUR yang mencapai 22 persen per tahun lebih tinggi dari bunga bank biasanya. 

Idealnya, pelaku ekonomi kreatif menjadi pengusaha primer, sebagaimana halnya dengan nelayan, petani, dan peternak. Karena itu, bunga KUR bagi pengusaha primer tidak boleh lebih dari 5 persen per tahun.

Lain lagi menurut Ketua Umum Kerukunan Usaha Kecil Menengah Indonesia (KUKMI) Azwir Dainy Tara. Ia mengatakan bunga pinjaman bagi pelaku ekonomi kreatif kita kalah jauh dari yang diterapkan di negara-negara lain. Di China bunga bank untuk pelaku UMKM hanya 2 persen.

Pelaku ekonomi kreatif, secara umum adalah kelas menengah ke bawah. Karena itu, tidak masuk akal jika kepada mereka dibebankan bunga bank lebih besar, sementara pengusaha besar selain mendapat bunga pinjaman lebih rendah, juga sejumlah fasilitas istimewa lainnya.

Wakil Ketua Komisi X DPR Rully Chaerul Azwar mengharapkan hasil ekonomi kreatif dapat mewakili kreativitas masyarakat. Dampaknya, tidak saja mengangkat kreativitas masyarakat setempat ke dunia yang lebih luas, tetapi juga ada efek ekonomi. 

Anggota Komisi VI DPR Erick Satrya Wardana mengatakan seharusnya dengan adanya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif maka kreativitas masyarakat ke depan lebih dihargai lagi. "Orang kreatif di Indonesia banyak, tetapi perlindungan terhadap hasil kreasi sangat minim," kata Erick.

Pembajakan hak cipta sangat tinggi di Indonesia, tak terkecuali hak cipta seni. Kondisi ini tak bisa dibiarkan mengingat hak cipta adalah aset negara. Karena itu, pemerintah berkewajiban mem-back up, tidak saja mencari keuntungan dari pajak penjualan barang. "Tugas negara memfasilitasi agar imajinasi kreatif yang melahirkan ekonomi kreatif terus tumbuh dan berkembang," ujarnya.

Pemerintah juga perlu membantu promosi dan pendanaan dengan cara mudah dan efektif. Banyak ekonomi kreatif, seperti yang dikerjakan pelaku UMKM tidak maksimal berkembang karena masalah pendanaan dan promosi.

Tidak banyak bank yang percaya pada pelaku ekonomi kreatif dengan alasan tidak memiliki hak cipta. "Artinya kalau hak cipta dibenahi, mereka memiliki peluang untuk berkembang lebih maju," ujarnya.

Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian, Euis Saedah mengemukakan, hingga saat ini, belum ada batasan-batasan dari ekonomi kreatif.

Definisi ekonomi kreatif masih terlalu luas sehingga mencakup semua aspek kegiatan ekonomi, bahkan terfokus pada kegiatan perdagangan. Bahkan, pemerintah pernah menerbitkan Inpres Nomor 6 Tahun 2009 tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif. Program dan perumusan ekonomi kreatif dibikin sejak 2008.

Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas) Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Abdul Wahab Bangkona kepada SH seusai membuka workshop "Harmonisasi dan Penguatan Peraturan Daerah Bidang Pelatihan dan Produktivitas" di Surabaya, Kamis (3/11) malam mengatakan, Balai Latihan Kerja (BLK) sebenarnya bisa digunakan untuk mengakselerasi pertumbuhan jumlah pelaku ekonomi kreatif di Tanah Air.

"Dulu, BLK-BLK tertentu memang biasa digunakan untuk melatih siswa mengembangkan ekonomi  kreatif seperti mengolah logam dan kayu menjadi ukiran bernilai seni tinggi serta menenun kain. Nah, kini program tersebut akan kami galakkan lagi. Pelatihan bidang kewirausahaan akan diarahkan ke ekonomi kreatif," katanya. 

Hanya saja, lanjut Abdul Wahab, upaya ini bukan tanpa kendala. "BLK selama ini kekurangan tenaga instruktur, termasuk instruktur untuk ekonomi kreatif," tuturnya. 

Komik "Si Hebring"

Salah satu perusahaan BUMN yang mampu mengembangkan ekonomi kreatif kreasi anak bangsa adalah PT Telekomunikasi Indonesia. Perusahaan ini menjadi salah satu trendsetter melalui Indigo Fellowship yang meluncurkan komik digital.

Langkah Telkom ini menjadi salah satu bentuk dukungan berkelanjutan bagi industri kreatif di Tanah Air. Telkom meluncurkan satu konten baru dan unik bagi pelanggan Telkom Speedy berupa komik Si Hebring versi cetak dan digital.

Komik Hebring menjadi salah hasil karya anak bangsa yang lahir di tengah gempuran komik asing serta demam superhero yang melanda masyarakat di Indonesia. Harus diakui, karya anak bangsa terlahir dari pemikiran-pemikiran yang juga brilian. Di sinilah ide dan kreativitas bisa dituangkan dengan penuh totalitas sehingga berkualitas dan pada akhirnya dapat dikomersialkan.

Sebagai penyedia layanan jasa internet cepat di Indonesia, Telkom menyadari internet yang sudah menjadi kebutuhan sehari-hari masyarakat membutuhkan banyak konten yang sehat, positif, dan aman dikonsumsi semua usia. Oleh karena itu, kehadiran komik digital Si Hebring ini cukup menjadi oase bagi masyarakat pencinta internet maupun komik.

Tokoh Hebring digambarkan sebagai superhero yang berasal dari Tasikmalaya dan merupakan bagian dari kehidupan di masyarakat dengan berbagai konflik yang umum terjadi. Komik Si Hebring dikemas secara kocak dan mudah dipahami, bersahabat, mudah dicintai dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. 

Keberhasilan PT Telekomunikasi Indonesia dalam menciptakan Komik Hebring setidaknya menggambarkan kian marak kaum muda yang terjun dalam bisnis teknologi, media dan telekomunikasi (TIK), di mana melalui ide kreatifnya, menjadi pengusaha berbasis TIK (Teknoprenuer).

Nilai pasar industri kreatif berbasis TIK ini sulit dihitung. Namun, jika dilihat dari tiga sektor yang mendominasi pasar, yakni musik, game, dan SMS Premium, nilainya cukup menggiurkan hingga Rp 8,96 triliun.

Pemerintah dan operator telekomunikasi pun mulai menyadari potensi besar yang belum tergarap maksimal ini. Akan tetapi, permodalan dan akses ke pasar selalu menjadi kendala yang dihadapi para teknoprenuer atau perusahaan start up.

Direktur Teknologi Informasi Telkom Indra Utoyo mengungkapkan, perusahaan start up yang telah diinkubasi melalui program Indigo sebanyak 25 di mana sekitar lima inovasi telah berhasil dikomersialkan.

Dalam memberikan bantuan dana yang dianggap sebagai modal benih (seed capital) berjumlah sekitar  Rp 50-500 juta. Selain itu ada bantuan dalam bentuk natura misalnya pemberian training, coaching, dan fasilitas infrastruktur produksi dan distribusi.

Presiden Direktur Bakrie Telecom Anindya N Bakrie mengungkapkan, pihaknya menyiapkan dana Rp 100 miliar untuk membina sekitar 20-30 perusahaan start up melalui Nusantara Incubation Fund.

"Kreativitas teknologi di Indonesia luar biasa. Sayang, ide dan kreativitas itu tidak bisa dijaminkan untuk mendapatkan pinjaman dana lewat perbankan. Inilah alasan diluncurkannya Nusantara Incubation Fund," katanya.

Praktisi telematika Andy Zain menuturkan, problem mendasar yang menghambat para teknoprenuer adalah tidak ada dana, salah memilih pasar, serta  tidak bisa me-monetize produk.

Praktisi konten Gunarto mengungkapkan, dana yang dianggarkan oleh modal ventura milik para operator masih kecil untuk mengembangkan para teknoprenuer. "Di bisnis ini banyak anomali. Kadang ide saja sudah dihargai mahal, sedangkan yang sudah eksis malah kembang kempis mempertahankan bisnis," katanya.

Ia menambahkan, terjadi banyak ironi di dunia kreatif Indonesia di mana para kreator karena tidak sabar mengembangkan produknya berujung hanya menjadi tukang jahit alias membuat program sesuai pesanan dari pemodal besar.

"Umumnya para kreator tidak sabar dan senang dengan uang yang didapat sesaat, tetapi melupakan potensi keuntungan besar yang bisa diterima di masa depan. Di sinilah dibutuhkan para mentor untuk memberikan pengertian cara berbisnis yang benar," ujarnya. (CR-27)

__._,_.___
Recent Activity:
** Beliau Gajah Mada Patih Amangkubumi tidak ingin melepaskan puasa. Ia Gajah Mada, "Jika telah mengalahkan Nusantara, saya (baru akan) melepaskan puasa. Jika mengalahkan Gurun, Seram, Tanjung Pura, Haru, Pahang, Dompo, Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, demikianlah saya (baru akan) melepaskan puasa". **
.

__,_._,___

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar